Siapa nih yang belum kenal dengan coklat Bali? Kunjungi Cocoa Land aja! Cocoa Land memiliki produk-produk coklat yang memiliki banyak rasa yang enak dan kemasan yang menarik. Kemasan nya disesuaikan dengan rasa yang ditulis, seperti rasa matcha kemasan nya berwarna hijau dan di beberapa rasa ada yang menggunakan motif batik dan pura sebagai ciri khas Bali loh...
Desa Adat Penglipuran merupakan desa yang bisa dibilang paling bersih dan pengelolaan sampah nya teratur dibanding dengan desa adat Indonesia yang lain. Mau tahu kisahnya?
Simak penjelasan berikut ya!
Panglipuran sendiri berasal dari kata "pangeling" dan "pura", yang berarti pengingat atau mengingat tanah leluhur, yaitu Bayung Gede.
Desa Panglipuran merupakan desa yang berawal dari penduduk Desa Bayung Gede yang ahli dalam kegiatan agama, adat, dan pertahanan. Mereka dipindahkan ke daerah yang sekarang menjadi Penglipuran pada zaman Kerajaan Bangli. Masyarakat Penglipuran sangat menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Tata ruang Desa Penglipuran mengikuti konsep Tri Mandala, yang membagi Desa menjadi tiga bagian berdasarkan tingkat kesuciannya. Hal ini dapat dilihat dari struktur rumah adat yang masih dipertahankan disana, dengan memakai bambu. Walau kini beberapa lantai disana sudah di semen guna mencegah air hujan masuk. Dahulu belum banyak yang tahu tentang desa ini. Namun karena banyaknya turis asing yang menyusuri wilayah di Bali, pada akhirnya desa ini mulai dikenal oleh banyak orang.
Wawancara di Desa Panglipuran
Patung GWK merupakan patung tertinggi yang dimiliki Indonesia sebelum sekarang ini diresmikan nya patung reog sesudah GWK. Di lokasi GWK ini tidak hanya menyajikan patung GWK yang tinggi saja, juga menyajikan tarian seperti tarian kecak. Tempat seperti GWK bisa membantu generasi muda menghargai sejarah dan budaya melalui: Representasi Fisik Megah: Keberadaan patung raksasa Dewa Wisnu dan Garuda secara visual menarik perhatian dan memicu rasa ingin tahu tentang makna di baliknya, yaitu mitologi Hindu dan nilai-nilai seperti keberanian dan pengorbanan.
Kita bisa melihat museum di dalam patung tersebut. Mulai dari sejarah pembangunan dan masih banyak lagi. Di dalam museum patung tersebut terdapat lift untuk naik ke atas puncak patung GWK.
Tari Barong di Bali juga tak kalah dengan pertunjukan tari Reog Ponorogo loh... Ternyata ada larangan juga ketika pertunjukkan tarian Barong dari orang Bali nya sendiri yaitu seperti menyusui ketika pementasan Tari Barong karena itu sudah menjadi adat bagi masyarakat Bali yang melakukan tarian Barong.
Tari Barong adalah salah satu tarian tradisional Bali yang memiliki nilai magis, religius, dan budaya. Tarian ini menggambarkan pertarungan abadi antara kebaikan (dharma) dengan kejahatan (adharma). Tari Barong memiliki tokoh utama seperti Barong sebagai sisi baik, dan Rangda sebagai sisi jahat. Selain tokoh utama, terdapat juga tokoh pendukung seperti Kera, Dewi Kunthi, Sadewa, Pengikut Rangda, Patih, dan pemain gamelan maupun suling yang ikut mengiringi jalannya tarian ini.
Pura Tanah Lot berasal dari cerita seorang pertapa yang berasal dari tanah Jawa, bernama Sang Hyang Hirata. Beliau melihat dan berkelana sampai ujung pulau bali tepat nya di Tanah lot ini karena melihat ada percikan-percikan sinar. Sang Hyang Hirata merasakan ada getaran-getaran suci. Arti Lot adalah laut, jadi pura yang berada di atas laut.
Maps Tanah Lot
Kalian pasti berpikir bagaimana sih kok bisa ada pura yang bertahan diatas laut? Terus bagaimana bisa cara orang-orang disekitar Tanah Lot beribadah disana?
Jadi memang pura Tanah Lot dibangun disekitar abad ke 15-16. Masyarakat disekitarnya juga sangat menjaga keutuhan pura ini. Bagaimana caranya? Ya dengan menambal area batu karang yang terkikis oleh air laut dengan semen ataupun bahan lainnya. Lalu bagaimana caranya orang-orang disekitar dapat sampai ke pura? Caranya ada 2. Yang pertama jika air laut sedang pasang maka masyarakat disekitar akan memakai perahu karet untuk menyebrangi air laut. Namun jika air laut sedang surut, maka akan terbentuk jalan yang memang sudah ada sejak dahulu untuk digunakan masyarakat yang mau beribadah berlalu lalang.